Selasa, 25 Juni 2013

Sepotong pesan yang disampaikan dalam dialog “Death Note ~ L Change The World dan Tha Last Name”



Sepotong pesan yang disampaikan dalam dialog
“Death Note ~ L Change The World dan Tha Last Name”

¡             Hukum memang tak sempurna, karena manusia yang membuat hukum juga tidak sempurna. Tapi itu dibuat dengan percobaan terakhir untuk melakukan kebaikan. Apa yang kau lakukan adalah egois, membunuh orang-orang bukanlah jawabannya. ~ Tn. Yagami

¡             Ada satu hal yang ingin ku ingatkan. Tak masalah bagaimana diberikan, kau sendiri tak bisa merubah dunia. Tapi ada hal menakjubkan tentang dunia ini. ~ L

¡             Manusia harus punya kekuatan untuk merubah masa depan. ~ L


Berikut adalah penggalan dialog dari para tokoh dalam film “Death Note”. Sebetulnya masih sangat banyak pesan-pesan yang bermanfaat, tapi ini yang sangat berkesan bagi saya. Semoga bermanfaat =))

~ YQ
 




Minggu, 23 Juni 2013

Mitos “Cinta selalu memaafkan”



Sebelumnya, saya ingin curhat sebentar sob.

Jujur saya agak sedikit emosional ketika mengangkat tema ini sebagai artikel. Sentakan demi sentakan ala orang sewot di depan laptop saya luapkan mengiringi terbentuknya artikel ini. So, saya bisa katakan bahwa artikel ini adalah salah satu bentuk rasa kesal yang meluap tentang munculnya berbagai paradigma dalam malpraktek romansa yang menyesatkan, khususnya tentang kesalahan paradigma bahwa “cinta selalu memaafkan” .
Diawali dari pengalaman romansa saya yang begitu berliku, singkat namun penuh rintangan. Tidak sekali juga saya mengalami kegagalan dalam melakukan move on. Hingga terbukalah pikiran saya tentang semua kesalahan yang begitu menyulitkan pada masa-masa itu.
BERTAHAN. Bertahan dalam suatu hubungan adalah bentuk usaha mempertahankan ikatan yang telah dijalani. Bicara masalah bertahan, tidak heran banyak orang yang rela disakiti maupun tersakiti secara tidak langsung oleh pasangan. Faktor ini dipengaruhi oleh syndrome “pacar yang baik dan pemaaf”, syndrome ini merupakan rasa ingin membentuk image sebagai “pacar yang baik dan pemaaf”.

BUKA MATA DAN PIKIRAN ANDA !

Bertahan demi dia yang sering membuatmu terluka, membuatmu sedih dan terlantar. Bukan masalah kamu sayang dia atau enggak, tapi kamu sayang dirimu sendiri atau enggak.

Jelas bahwa dalam menjalani suatu hubungan, kamu juga harus mikir. Mana yang bermanfaat buat dirimu dan mana yang tidak bermanfaat buat dirimu. Inti dalam suatu hubungan bukan seberapa besarnya rasa cinta kamu pada pasangan tapi seberapa besarnya rasa cinta kamu pada dirimu sendiri.

“Cinta selalu memaafkan”.
Kalau dia membuatmu terluka, kamu akan memaafkan(?) Berapa banyak air mata yang kamu buang selama kalian menjalin hubungan(?) Kalau pernikahan bertahan sih wajar, karena banyak pihak yang terluka kalau berakhir. Tapi kalau bertahan dimasa-masa berpacaran, apa yang membuat kamu sedesperate itu(?)

Sayangi diri.
Waktumu terlalu berharga untuk dihabiskan ke orang yang menyulitkan hidupmu.

Cinta itu butuh usaha dari KEDUA belah pihak. Kalau cuma kamu sendiri yang berusaha mati-matian untuk mempertahankan hubungan, itu bukan cinta tapi kamu lagi DIKERJAIN!

Hubungan itu terjadi karena aksi 2 orang. Kalau kamu mederita bukan cuma karena dia melakukan, tapi karena kamu memilih untuk bertahan dan selalu memaafkan. Kamu tau itu menyakitkan dan akan membuat kamu mengeluh, curhat sana-sini di sosmed. Udah tau menyakitkan tapi kamu bertahan, jelas sekali itu bukan cerdas!